UPT PENDIDIKAN DASAR SUKUN

ICCCF II Akan Libatkan 35 Negara

Leave a comment

icccf_590x300mc

Klojen, MC – International Celaket Cross Culture Festival (ICCCF) kedua, kembali akan akan digelar mulai tanggal 26 Oktober hingga 1 November mendatang. Sebagaimana penyelenggaraan ICCCF tahun lalu, salah satu event akbar Kota Malang ini akan digeber di kampung Celaket Gang 2 atau Jalan Jaksa Agung Suprapto Gang 2 Kota Malang. Untuk perhelatan tahun ini, ujar ketua pelaksana ICCF kedua, Hanan Djalil, akan dikemas berbeda dan skalanya lebih besar dari sebelumnya.

“Gelaran ini akan dilaksanakan selama tujuh hari nonstop. Kami akan melibatkan 300 seniman lokal dan juga dari mancanegara, serta akan menyuguhkan 35 kostum dari 35 negara dan 34 provinsi yang ada di Indonesia. Beberapa perwakilan dari USA, Jerman, Australia dan Inggris, sejauh ini sudah mengonfirmasi dan siap hadir di Malang,” ujar Hanan, Minggu (06/10) kepada wartawan.

Untuk dialog kebangsaan, kata dia, pihak panitia sudah mengundang tokoh-tokoh nasional, seperti halnya Menteri Pendidikan dan Kebudayaan-M. Nuh, Menteri BUMN-Dahlan Iskan, budayawan kawakan-Arswendo Atmowiloto, Wakil Ketua DPR RI-Priyo Budi Santoso, dan Panglima TNI Jenderal Moeldoko. “Semua sudah kami undang dan untuk kepastian kehadirannya, kami masih belum bisa memastikan semua akan datang,” imbuh Hanan.

Dikatakannya, tanggal 26 Oktober akan dimulai pukul 09.00 WIB dengan acara dialog kebangsaan, dilanjutkan karnaval kostum dunia, tari kecak, legong dan barong dari Pulau Bali. Keesokannya, pada pukul 13.00 WIB, warga Malang akan disuguhi jaranan dan penampilan tujuh grup topeng Malangan. Tanggal 28 Oktober, mulai pukul 13.00 WIB, akan ada penampilan kesenian Banyuwangi berupa Jaranan Butho, Tari Gandrung dan Seblang.

Pada hari keempat, tanggal 29 Oktober akan ada jaranan dan ludruk khas Malang. Lalu dilanjutkan besoknya, tanggal 30 Oktober, pukul 13.00 WIB, berupa jaranan dan Tari Jantreng dan Jaipong dari Jawa Barat. Tanggal 31 Oktober juga dimulai pukul 13.00 WIB dan akan ditampilkan kesenian asli dari Rampal Celaket berupa Bantengan, Tari Beskalan dan Campursari. Dan pada hari terakhir, yaitu tanggal 1 November, pukul 13.00 WIB akan ada kolaborasi tari mancanegara berupa jaranan (kuda lumping) dan fashion show Batik Celaket.

“Kegiatan ini, selain untuk memberikan hiburan kepada warga Malang dan sekitarnya, juga sebagai sarana untuk melestarikan budaya daerah, membangkitkan nasionalisme, karena bertepatan dengan hari Sumpah Pemuda pada tanggal 28 Oktober. Selain itu, juga untuk memberdayakan serta mendongkrak ekonomi masyarakat, khususnya yang ada di sekitar kampung Celaket,” sambung Hanan.

Sementara itu, Agus Sunandar selaku koordinator kostum mengatakan bahwa para peserta diberikan kebebasan untuk memilih bahan dan jenis kostum. “Kami optimis acara ini akan semarak dan bisa menghibur masyarakat. Kami sebagai tuan rumah juga sudah menyiapkan berbagai macam kostum untuk turut menyukseskan acara ini,” papar Agus. (say/dmb)

Author: uptsukun

PEMERINTAH KOTA MALANG DINAS PENDIDIKAN UPT Pendidikan Dasar Kecamatan Sukun Jl. Rajawali 2 Malang No. Telepon (0341) - 364306 Email : uptsukun@ymail.com Website : www.uptsukun.wordpress.com

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s